Panduan Level Heading APA Edisi ke-7
Referensi Cepat Level Heading APA Edisi ke-7
Level heading apa edisi ke-7 terdiri dari lima gaya pemformatan berbeda yang digunakan untuk mengatur bagian-bagian makalah. Level 1 adalah peringkat tertinggi, digunakan untuk bagian utama, sedangkan Level 2 hingga 5 mewakili subbagian yang menurun. Semua heading menggunakan kapitalisasi setiap kata (title case) dan penebalan, tetapi perataan dan indentasinya berubah berdasarkan level tertentu.
Tabel Format Heading APA 7
| Level | Format |
|---|---|
| 1 | Tengah, Tebal, Heading Title Case <br> Teks dimulai pada baris baru sebagai paragraf biasa. |
| 2 | Rata Kiri, Tebal, Heading Title Case <br> Teks dimulai pada baris baru sebagai paragraf biasa. |
| 3 | Rata Kiri, Tebal Miring, Heading Title Case <br> Teks dimulai pada baris baru sebagai paragraf biasa. |
| 4 | Indensasi, Tebal, Heading Title Case, Diakhiri dengan Titik. Teks dimulai pada baris yang sama. |
| 5 | Indensasi, Tebal Miring, Heading Title Case, Diakhiri dengan Titik. Teks dimulai pada baris yang sama. |
Aturan Umum untuk Heading APA
Saat menerapkan level-level ini, ikuti persyaratan khusus berikut untuk menjaga kepatuhan terhadap edisi ke-7:
- Spasi ganda: Semua heading harus berspasi ganda. Jangan tambahkan baris kosong ekstra di atas atau di bawah heading.
- Title case: Kapitalisasi semua kata utama, termasuk kata dengan empat huruf atau lebih.
- Tanpa heading Pendahuluan: Bagian pertama makalah Anda tidak memerlukan heading. Cukup ulangi judul makalah di bagian atas halaman.
- Penggunaan berurutan: Jika suatu bagian memiliki subbagian, gunakan setidaknya dua. Misalnya, jangan memiliki heading Level 2 tanpa heading Level 2 kedua di bagian yang sama.
Contoh Hierarki Visual
**Metode (Level 1)** **Demografi Peserta (Level 2)** **Kriteria Inklusi (Level 3)** **Persyaratan Usia. (Level 4)** Studi ini mencakup orang dewasa berusia 18 hingga 65 tahun. ***Batasan Geografis. (Level 5)*** Peserta dibatasi pada area tri-state.
Tip Pemformatan
Gunakan menu Styles di Microsoft Word atau Google Docs untuk mengatur heading APA Anda sebelumnya. Ini memastikan pemformatan yang konsisten dan memungkinkan Anda membuat Daftar Isi otomatis jika diperlukan oleh instruktur Anda.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Tidak, jangan gunakan heading berlabel Pendahuluan. Judul makalah di bagian atas halaman pertama teks berfungsi sebagai heading Level 1 de facto untuk bagian pendahuluan.
Tidak, Anda harus menggunakan level heading secara berurutan. Selalu mulai dengan Level 1, lalu gunakan Level 2 untuk subbagian, dan Level 3 untuk sub-subbagian.
Kebanyakan makalah mahasiswa hanya memerlukan dua atau tiga level. Gunakan hanya jumlah level yang diperlukan untuk mengatur konten Anda secara jelas bagi pembaca.
Tulis esai Anda dengan EssayGenius
Penyusunan draf bertenaga AI dengan sumber terverifikasi dan sitasi yang tepat.