Cara Mengutip Buku Terjemahan dalam Gaya APA
Mengutip Karya Terjemahan dalam APA Edisi ke-7
Untuk mengutip buku terjemahan dalam gaya APA, beri kredit kepada penulis asli terlebih dahulu, diikuti oleh tahun terjemahan. Sertakan nama penerjemah dalam tanda kurung setelah judul buku yang dimiringkan. Terakhir, tambahkan penerbit dan catatan yang berisi tahun publikasi asli. Sitasi dalam teks harus mencantumkan tanggal asli dan tanggal terjemahan.
Langkah 1: Cantumkan Penulis dan Tahun Terjemahan
Mulailah entri daftar pustaka Anda dengan nama belakang dan inisial penulis asli. Jangan gunakan nama penerjemah di posisi penulis. Setelah penulis, letakkan tahun publikasi untuk edisi terjemahan spesifik yang Anda baca dalam tanda kurung. Jika Anda menggunakan terjemahan bahasa Inggris tahun 2021 dari buku yang aslinya ditulis pada tahun 1950, Anda akan menggunakan 2021 di awal sitasi. Ini memastikan pembaca dapat menemukan versi teks tepat yang Anda konsultasikan.
Langkah 2: Format Judul dan Informasi Penerjemah
Tulis judul buku dalam format sentence case dan miring. Segera setelah judul, tambahkan nama penerjemah dalam tanda kurung. Gunakan format: (Inisial. Nama Belakang, Trans.). Perhatikan bahwa huruf "T" pada Trans. dikapitalisasi dan diikuti dengan titik. Jangan memiringkan tanda kurung atau nama penerjemah. Kredit ini mengakui bahwa kata-kata yang Anda kutip adalah karya penerjemah, meskipun ide-idenya milik penulis asli.
Langkah 3: Berikan Penerbit dan Tanggal Asli
Masukkan nama penerbit dari karya terjemahan tersebut. Setelah penerbit, Anda harus menyertakan tahun publikasi asli untuk memberikan konteks historis. Ini diformat sebagai (Karya asli diterbitkan 1890) dan diletakkan di bagian paling akhir entri referensi. Tidak ada titik setelah tanda kurung terakhir ini. Sistem penanggalan ganda ini adalah persyaratan unik untuk karya terjemahan dalam APA edisi ke-7.
Langkah 4: Buat Sitasi Dalam Teks
Saat mengutip karya di dalam esai Anda, Anda harus menyertakan kedua tahun yang dipisahkan oleh garis miring. Letakkan tahun asli terlebih dahulu, diikuti oleh tahun terjemahan. Format ini berlaku untuk sitasi dalam kurung maupun naratif. Jika Anda mengutip bagian tertentu, sertakan nomor halaman dari edisi terjemahan yang Anda gunakan. Ini memungkinkan pembaca untuk melihat garis waktu keberadaan karya tersebut di berbagai bahasa.
Contoh: Daftar Pustaka dan Sitasi Dalam Teks
### Entri Daftar Pustaka `Foucault, M. (1995). Discipline and punish: The birth of the prison (A. Sheridan, Trans.). Vintage Books. (Karya asli diterbitkan 1975)` ### Sitasi Dalam Teks **Dalam Kurung (Parenthetical):** `Sistem penjara berfungsi sebagai mekanisme kontrol sosial (Foucault, 1975/1995).` **Naratif:** `Foucault (1975/1995) berargumen bahwa masyarakat modern mencerminkan struktur panoptikon.`
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Memberi kredit penerjemah sebagai penulis: Selalu tempatkan penulis asli di posisi penulis. Penerjemah ditempatkan dalam tanda kurung setelah judul.
- Melewatkan tanggal asli: Melupakan catatan (Karya asli diterbitkan [Tahun]) di akhir referensi adalah kesalahan umum APA 7.
- Tanggal sitasi dalam teks yang salah: Jangan hanya menggunakan tahun terjemahan dalam sitasi dalam teks Anda. APA mewajibkan format
(Penulis, Tahun Asli/Tahun Terjemahan). - Memiringkan nama penerjemah: Hanya judul buku yang boleh dicetak miring. Tanda kurung dan nama penerjemah tetap menggunakan font standar.
Buat sitasi secara otomatis
Sitasi MLA, APA, dan Chicago dari URL atau DOI apa pun.