Menguasai Seni Menyimpulkan Esai Informatif Anda
Elemen Inti dari Kesimpulan Informatif
Quick answer
Untuk menyimpulkan esai informatif secara efektif, Anda harus menyatakan kembali tesis Anda dengan cara baru, merangkum bukti pendukung utama yang dibahas dalam paragraf tubuh Anda, dan memberikan pemikiran akhir yang menghubungkan topik ke konteks yang lebih luas. Hindari memperkenalkan informasi baru. Sebaliknya, fokuslah pada penguatan pengetahuan yang telah Anda bagikan untuk memastikan pembaca pergi dengan pemahaman yang jelas tentang subjek tersebut.
Langkah 1: Nyatakan Kembali Pernyataan Tesis Anda
Mulailah kesimpulan Anda dengan meninjau kembali pesan utama Anda. Jangan menyalin dan menempelkan tesis dari pendahuluan Anda. Sebaliknya, parafrasekan untuk mencerminkan perjalanan yang baru saja dilalui pembaca melalui bukti Anda. Ini mengingatkan pembaca tentang tujuan utama esai Anda.
Langkah 2: Sintesis Poin-Poin Utama Anda
Tinjau secara singkat bagian-bagian utama esai Anda. Daripada mendaftar fakta, jelaskan bagaimana poin-poin ini bekerja sama untuk menjelaskan topik. Sintesis ini membantu pembaca melihat gambaran besar dan memperkuat validitas informasi yang Anda berikan.
Langkah 3: Berikan Kesan Abadi
Kalimat terakhir harus memberi pembaca rasa penutupan. Anda dapat menyebutkan signifikansi topik di masa depan, menawarkan kutipan yang relevan, atau menyarankan aplikasi informasi yang lebih luas. Ini sering disebut faktor 'lalu apa' dari tulisan Anda.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Banyak siswa melemahkan esai mereka dengan menggunakan frasa seperti 'Sebagai kesimpulan' atau 'Untuk menyimpulkan.' Ini seringkali tidak perlu karena penempatan paragraf sudah menandakan akhir. Selain itu, hindari meminta maaf atas kurangnya keahlian Anda atau mengakhiri dengan pertanyaan yang membuat pembaca merasa tidak pasti.
Daftar Periksa Kesimpulan
Sebelum Anda selesai, periksa pekerjaan Anda terhadap kriteria ini: 1. Apakah itu menyatakan kembali tesis tanpa mengulanginya? 2. Apakah itu menyentuh semua poin tubuh utama? 3. Apakah itu bebas dari bukti baru? 4. Apakah itu diakhiri dengan pernyataan yang kuat dan definitif?