Menyusun Esai 'Mengapa Kami' Anda: Buat Penerimaan Terkesan!
Apa itu Esai 'Mengapa Kami'?
Quick answer
Esai 'Mengapa Kami' adalah prompt aplikasi tambahan yang meminta siswa menjelaskan mengapa perguruan tinggi tertentu cocok untuk tujuan akademik dan pribadi mereka. Untuk berhasil, Anda harus menunjukkan pemahaman mendalam tentang sumber daya unik sekolah dan menjelaskan bagaimana Anda akan berkontribusi pada komunitas kampus mereka.
Fase 1: Riset Mendalam
Sebelum menulis, Anda harus melampaui halaman utama. Cari kursus spesifik, klub unik, atau proyek penelitian yang dipimpin fakultas yang sesuai dengan minat Anda. Menyebutkan profesor tertentu atau tradisi kampus yang unik menunjukkan kepada komite penerimaan bahwa Anda telah melakukan pekerjaan rumah dan benar-benar tertarik.
Fase 2: Menghubungkan Cerita Anda
Esai yang hebat adalah jembatan antara pencapaian masa lalu Anda dan tujuan masa depan Anda. Jangan hanya mencantumkan fakta tentang sekolah. Sebaliknya, hubungkan fakta-fakta itu dengan pengalaman Anda sendiri. Jika Anda menyebutkan laboratorium tertentu, jelaskan bagaimana proyek pameran sains Anda sebelumnya mempersiapkan Anda untuk bekerja di sana.
Menyusun Tanggapan Anda
Mulailah dengan hook yang kuat yang menyoroti minat utama Anda pada sekolah tersebut. Gunakan paragraf tubuh untuk fokus pada dua atau tiga peluang spesifik yang tersedia di universitas. Akhiri dengan merangkum bagaimana Anda akan meninggalkan dampak positif pada budaya kampus.
Jebakan Umum yang Harus Dihindari
Hindari jebakan 'brosur wisata' di mana Anda hanya menggambarkan keindahan kampus. Juga, hindari terlalu fokus pada sekolah dan tidak cukup pada diri Anda sendiri. Esai harus 50 persen tentang apa yang ditawarkan sekolah dan 50 persen tentang apa yang Anda bawa.
Daftar Periksa Tinjauan Akhir
Sebelum Anda mengirimkan, pastikan Anda telah menyebutkan nama perguruan tinggi yang benar. Periksa kembali bahwa Anda telah menyebutkan program spesifik daripada peringkat umum. Baca esai dengan keras untuk memastikan nadanya profesional namun antusias.