Lompat ke konten utama

Cara Membuat Hanging Indent di Google Docs

Cara4 menit·Diperbarui Mei 2024

Panduan Cepat: Membuat Hanging Indent

Hanging indent adalah persyaratan untuk halaman bibliografi dalam gaya APA, MLA, dan Chicago. Untuk menerapkannya di Google Docs, sorot teks Anda, buka Format > Perataan & indentasi > Opsi indentasi, pilih Gantung dari menu Indentasi khusus, dan klik Terapkan. Ini memastikan baris pertama tetap rata kiri sementara baris berikutnya menjorok ke dalam sejauh 0,5 inci.

Langkah 1: Sorot Sitasi

Mulailah dengan memilih teks spesifik yang ingin Anda format. Dalam kebanyakan makalah akademik, ini adalah halaman Daftar Pustaka, Referensi, atau Bibliografi. Anda dapat memilih satu sitasi atau menyorot seluruh daftar sekaligus. Hindari menyorot judul halaman (misalnya, 'Daftar Pustaka'), karena judul harus tetap di tengah dan tidak boleh menggunakan hanging indent. Pastikan tidak ada spasi tambahan atau jeda baris manual di dalam sitasi sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.

Langkah 2: Akses Opsi Indentasi

Dengan teks yang sudah disorot, lihat bilah menu atas. Klik Format, lalu arahkan kursor ke Perataan & indentasi. Sub-menu akan muncul; klik Opsi indentasi di bagian bawah daftar tersebut. Ini akan membuka kotak dialog di mana Anda dapat mengontrol margin dan indentasi untuk teks yang dipilih secara presisi. Meskipun Anda dapat menggunakan alat penggaris di bagian atas dokumen untuk melakukan ini secara manual, menggunakan menu lebih akurat dan mencegah kesalahan perataan yang umum terjadi.

Langkah 3: Terapkan Hanging Indent

Di kotak dialog Opsi indentasi, cari menu dropdown berlabel Indentasi khusus. Klik dropdown tersebut dan pilih Gantung. Secara default, Google Docs akan mengatur nilai indentasi ke 0,5 inci. Ini adalah persyaratan standar untuk hampir semua panduan gaya akademik. Jika dosen Anda meminta ukuran yang berbeda, Anda dapat mengubah angka di kotak sebelah kanan dropdown. Setelah pengaturan benar, klik tombol biru Terapkan untuk memperbarui dokumen Anda.

Contoh Hanging Indent yang Benar

Example
Berikut adalah contoh tampilan sitasi MLA setelah menerapkan hanging indent 0,5 inci:

`Doe, Jane. "The Impact of AI on Academic Writing." Journal of Modern Education, vol. 14, no. 2, 2023, pp. 45-58. Google Scholar, doi:10.1017/s0001.`

Dalam contoh ini, baris pertama dimulai dari margin kiri, dan baris kedua menjorok tepat 0,5 inci.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  1. Menggunakan tombol Tab: Jangan pernah menggunakan tombol Tab untuk membuat hanging indent. Jika Anda menambah atau menghapus teks nanti, pemformatan akan berantakan. 2. Jeda baris manual: Jangan tekan 'Enter' di akhir baris pertama sitasi. Ini mencegah perangkat lunak mengenali sitasi sebagai satu paragraf utuh. 3. Mengindentasi baris pertama: Hanging indent adalah kebalikan dari indentasi paragraf standar. Baris pertama harus tetap berada di margin kiri.

Tulis esai Anda dengan EssayGenius

Penyusunan draf bertenaga AI dengan sumber terverifikasi dan sitasi yang tepat.