Cara Mengurangi Jumlah Kata dalam Esai
Ikhtisar
Quick answer
Untuk mengurangi jumlah kata dalam esai, fokuslah pada menghilangkan frasa pengisi, mengubah kalimat pasif menjadi aktif, dan menghapus pengubah yang berlebihan. Mulailah dengan menghapus kata keterangan yang tidak perlu, lalu ganti frasa preposisional panjang dengan bentuk posesif. Terakhir, gabungkan argumen yang berulang untuk memastikan setiap kalimat memberikan nilai unik pada tesis Anda.
Langkah 1: Hilangkan kata keterangan dan kata sifat yang berlebihan
Mulailah proses pengeditan Anda dengan mencari intensifier dan pengubah yang berlebihan. Kata-kata seperti "sangat," "benar-benar," "amat," dan "cukup" jarang menambah nilai pada argumen akademis. Jika kata kerja atau kata benda lemah, gantilah dengan yang lebih kuat daripada menopangnya dengan kata keterangan. Misalnya, alih-alih menulis "berlari sangat cepat," gunakan "berlari cepat." Selain itu, cari tautologi - frasa yang mengulangi ide yang sama dua kali, seperti "rencana masa depan," "dasar fundamental," atau "selesai sepenuhnya." Menghapus deskriptor ini dapat mengurangi puluhan kata tanpa mengubah makna Anda.
Langkah 2: Ubah kalimat pasif menjadi kalimat aktif
Kalimat pasif secara alami lebih bertele-tele karena memerlukan kata kerja bantu (adalah, sedang, telah) dan preposisi (oleh). Dengan beralih ke kalimat aktif, Anda membuat subjek kalimat melakukan tindakan, yang biasanya menghasilkan kalimat yang lebih pendek dan lebih berdampak. Pindai esai Anda untuk kata "oleh" dan bentuk kata kerja "to be." Susun ulang kalimat-kalimat ini untuk menempatkan pelaku di awal. Ini tidak hanya mengurangi jumlah kata Anda, tetapi juga meningkatkan kejelasan dan otoritas nada akademis Anda.
Langkah 3: Potong frasa pengisi dan 'pembersihan tenggorokan'
Banyak siswa menggunakan frasa "pembersihan tenggorokan" untuk memperkenalkan ide. Ini termasuk ungkapan seperti "Penting untuk dicatat bahwa," "Untuk," atau "Saya percaya bahwa." Frasa ini tidak menambah informasi apa pun pada esai Anda. Dalam kebanyakan kasus, Anda dapat menghapus seluruh frasa pengantar dan memulai kalimat dengan subjek sebenarnya. Demikian pula, cari kata "that." Meskipun terkadang diperlukan untuk kejelasan, sering kali dapat dihapus. Misalnya, "Bukti yang ditemukan peneliti" menjadi "Bukti yang ditemukan peneliti," menghemat satu kata secara instan.
Langkah 4: Ganti frasa preposisional dengan bentuk posesif
Frasa preposisional yang panjang sering mengacaukan penulisan akademis. Cari frasa yang menggunakan "dari" untuk menunjukkan kepemilikan atau hubungan. Anda sering dapat menggantinya dengan kata benda posesif. Misalnya, "Hasil dari studi" (4 kata) dapat dipersingkat menjadi "Hasil studi" (3 kata). Meskipun perbedaan satu kata tampak kecil, esai dengan lima puluh frasa semacam itu dapat dipersingkat hampir setengah halaman hanya dengan menerapkan aturan ini secara konsisten. Teknik ini juga meningkatkan aliran kalimat Anda dengan mengurangi "kekakuan" preposisi yang berulang.
Contoh: Memangkas Paragraf yang Bertele-tele
Asli (52 kata): `Penting untuk mengenali fakta bahwa alasan utama penurunan populasi lebah adalah karena penggunaan pestisida oleh petani. Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa bahan kimia ini sangat berbahaya bagi kesehatan serangga.` Diedit (31 kata): `Pestisida yang digunakan petani terutama menyebabkan penurunan populasi lebah. Bukti luas menunjukkan bahan kimia ini secara signifikan merusak kesehatan serangga.` **Total yang dihemat: 21 kata (pengurangan 40%)**
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Hindari kesalahan umum ini saat mencoba memenuhi batas kata:
- Menghapus Kutipan: Jangan pernah menghapus kutipan dalam teks yang diperlukan untuk menghemat ruang. Ini merupakan plagiarisme.
- Menggunakan Kontraksi: Meskipun 'tidak' lebih pendek dari 'tidak,' banyak profesor menganggap kontraksi terlalu informal untuk pekerjaan tingkat universitas.
- Mengorbankan Kejelasan: Jangan memotong terlalu banyak kata sehingga logika Anda menjadi mustahil diikuti. Jika sebuah kalimat membingungkan setelah diedit, kembalikan.
- Mengubah Margin: Jangan mencoba menyembunyikan jumlah kata yang tinggi dengan mempersempit margin atau memperkecil ukuran font; alat pengiriman digital menandai jumlah kata secara otomatis.
Tulis esai Anda dengan EssayGenius
Penyusunan draf bertenaga AI dengan sumber terverifikasi dan sitasi yang tepat.