Lompat ke konten utama

Cara Menulis Sitasi dalam Teks

Cara6 mnt·Diperbarui Mei 2024

Ikhtisar

Menulis sitasi dalam teks melibatkan penempatan informasi sumber singkat dalam esai Anda untuk menghargai penulis asli. Untuk melakukannya dengan benar, identifikasi gaya yang diperlukan (MLA, APA, atau Chicago), temukan nama belakang penulis dan nomor halaman, lalu masukkan ke dalam kalimat Anda menggunakan format dalam kurung atau naratif. Panduan ini mencakup langkah-langkah spesifik untuk tiga gaya akademik utama.

Langkah 1: Tentukan gaya sitasi yang diperlukan

Sebelum menulis satu pun sitasi, periksa rubrik tugas atau silabus Anda untuk melihat panduan gaya mana yang harus Anda ikuti. Gaya MLA biasanya digunakan dalam bidang humaniora (Bahasa Inggris, Seni, Filsafat) dan berfokus pada penulis dan nomor halaman. Gaya APA adalah standar untuk ilmu sosial (Psikologi, Pendidikan, Sosiologi) dan menekankan pada penulis dan tahun publikasi. Gaya Chicago umum dalam sejarah dan sering menggunakan catatan kaki, meskipun juga memiliki sistem penulis-tanggal. Memilih gaya yang salah dapat menyebabkan pengurangan poin yang signifikan, meskipun informasi Anda akurat.

Langkah 2: Kumpulkan detail sumber yang diperlukan

Untuk setiap sumber yang Anda gunakan, Anda harus menemukan metadata tertentu. Untuk MLA, Anda memerlukan nama belakang penulis dan nomor halaman tepat di mana informasi tersebut muncul. Untuk APA, Anda memerlukan nama belakang penulis, tahun publikasi, dan nomor halaman (khusus untuk kutipan langsung). Jika sumber tidak memiliki penulis, gunakan beberapa kata pertama dari judul. Jika tidak ada nomor halaman, seperti pada situs web, Anda dapat mengabaikannya dalam MLA atau menggunakan nomor paragraf dalam APA. Menyiapkan detail ini mencegah gangguan dalam alur menulis Anda.

Langkah 3: Pilih antara sitasi dalam kurung dan naratif

Anda dapat menghargai sumber dengan dua cara. Sitasi dalam kurung menempatkan semua informasi yang diperlukan dalam kurung di akhir kalimat. Ini adalah metode yang paling umum karena menjaga fokus pada data. Sitasi naratif mengintegrasikan nama penulis secara langsung ke dalam kalimat Anda. Gunakan sitasi naratif ketika penulis adalah ahli yang diakui atau ketika Anda ingin memvariasikan struktur kalimat Anda. Kedua metode tersebut sama-sama valid, dan esai yang kuat biasanya menggunakan campuran keduanya untuk menjaga minat pembaca.

Langkah 4: Format sitasi sesuai aturan gaya

Terapkan aturan tanda baca khusus untuk gaya Anda. Dalam MLA, jangan gunakan koma antara nama dan nomor halaman: (Smith 42). Dalam APA, selalu sertakan koma dan gunakan 'p.' untuk nomor halaman: (Smith, 2023, p. 42). Jika Anda menggunakan sitasi naratif dalam APA, tahun harus segera mengikuti nama penulis: Smith (2023) berpendapat bahwa... Pastikan setiap sitasi dalam teks sesuai dengan entri lengkap di halaman Daftar Pustaka atau Referensi di akhir dokumen Anda.

Contoh Sitasi dalam Teks

Example
### Gaya MLA (Penulis-Halaman)
Dalam kurung: `Studi tersebut menemukan bahwa siswa lebih menyukai alat digital (Miller 18).` 
Naratif: `Miller menyarankan bahwa alat digital menjadi standar baru (18).` 

### Gaya APA (Penulis-Tanggal)
Dalam kurung: `Hasil awal menunjukkan pergeseran signifikan dalam pola iklim (Jones, 2022).` 
Naratif: `Jones (2022) mencatat bahwa pola iklim bergeser dengan cepat.` 

### Gaya Chicago (Penulis-Tanggal)
Dalam kurung: `Revolusi industri mengubah lanskap perkotaan (Davis 2015, 112).` 
Naratif: `Davis (2015) mendeskripsikan transformasi lanskap perkotaan (112).`

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

  1. Menempatkan tanda titik di dalam kurung: Tanda titik hampir selalu harus mengikuti kurung tutup, bukan mendahuluinya.
  2. Mengabaikan sitasi untuk ide yang diparaphrase: Anda harus mengutip sumber meskipun Anda tidak menggunakan kutipan langsung. Jika ide tersebut bukan milik Anda, itu memerlukan sitasi.
  3. Ketidakkonsistenan: Jangan berganti-ganti antara gaya MLA dan APA dalam esai yang sama. Tetap gunakan satu gaya di seluruh bagian.
  4. Sitasi berlebihan: Hindari menempatkan sitasi setelah setiap kalimat jika Anda merujuk pada sumber yang sama di seluruh paragraf; sebaliknya, kutip di akhir pemikiran atau saat sumber berubah.

Buat sitasi secara otomatis

Sitasi MLA, APA, dan Chicago dari URL atau DOI apa pun.