MLA vs. Gaya Chicago: Perbedaan Utama dan Contoh
Apa perbedaan antara gaya MLA dan Chicago?
Perbedaan utama antara gaya MLA dan Chicago adalah metode sitasinya. MLA menggunakan sitasi dalam teks berupa penulis-halaman dalam kurung dan merupakan standar untuk humaniora dan sastra. Gaya Chicago menggunakan catatan kaki atau catatan akhir dan merupakan format pilihan untuk sejarah dan seni rupa guna memungkinkan komentar sumber yang mendalam tanpa mengganggu teks.
Perbandingan Gaya MLA vs. Chicago
| Fitur | Gaya MLA (Edisi ke-9) | Gaya Chicago (Edisi ke-17) |
|---|---|---|
| Penggunaan Utama | Humaniora, Sastra, Bahasa | Sejarah, Seni, Bisnis |
| Sitasi dalam Teks | Dalam kurung (Penulis Halaman) | Nomor superskrip (1) |
| Lokasi Sumber | Akhir kalimat dalam kurung | Catatan Kaki atau Catatan Akhir |
| Judul Daftar Sumber | Works Cited | Bibliografi |
| Halaman Judul | Biasanya tidak diperlukan | Diperlukan untuk sebagian besar makalah |
| Nama Penulis | Nama lengkap (Depan Belakang) | Nama lengkap (Depan Belakang) |
| Penempatan Tanggal | Akhir sitasi | Akhir sitasi (Catatan-Bibliografi) |
Apa itu gaya MLA?
Gaya MLA dikembangkan oleh Modern Language Association. Gaya ini dirancang agar ringkas dan digunakan hampir secara eksklusif di kelas sastra dan seni liberal. Tujuan MLA adalah memudahkan pembaca menemukan lokasi tepat dari kutipan atau ide dengan memeriksa nama penulis dan nomor halaman langsung di dalam teks. Ini menekankan kepenulisan karya dan umumnya lebih mudah diformat untuk esai sarjana yang lebih pendek.
Apa itu gaya Chicago?
Gaya Chicago mengacu pada The Chicago Manual of Style, yang sering digunakan dalam format Catatan dan Bibliografi. Ini adalah standar emas untuk sejarah dan penerbitan profesional. Karena makalah sejarah sering melibatkan banyak sumber primer dan dokumen arsip, gaya Chicago menggunakan catatan kaki untuk menjaga isi makalah tetap bersih. Hal ini memungkinkan penulis untuk memberikan informasi latar belakang yang luas tentang suatu sumber di bagian bawah halaman daripada mengacaukan paragraf dengan sitasi dalam kurung yang panjang.
Contoh Sitasi MLA dan Chicago
Berikut adalah perbandingan bagaimana sumber yang sama disitasi dalam kedua gaya tersebut. **Gaya MLA (Dalam Teks)** Menurut penulis, revolusi industri mengubah struktur sosial (Smith 142). **Gaya Chicago (Catatan Kaki)** Menurut penulis, revolusi industri mengubah struktur sosial.¹ **Isi Catatan Kaki Gaya Chicago** 1. John Smith, *The Industrial Age* (New York: Penguin, 2021), 142. **Entri Works Cited MLA** Smith, John. *The Industrial Age*. Penguin, 2021. **Entri Bibliografi Chicago** Smith, John. *The Industrial Age*. New York: Penguin, 2021.
Tip: Memilih gaya yang tepat
Selalu periksa silabus Anda terlebih dahulu. Jika profesor Anda tidak menentukan gaya tertentu, ikuti aturan umum ini: gunakan MLA untuk bahasa Inggris, bahasa asing, dan studi budaya. Gunakan Chicago untuk sejarah, sejarah seni, dan teologi. Jika Anda menulis makalah dengan jumlah sitasi yang sangat banyak, Chicago sering kali menjadi pilihan yang lebih baik karena mencegah kalimat Anda dipenuhi oleh tanda kurung.
Buat sitasi secara otomatis
Sitasi MLA, APA, dan Chicago dari URL atau DOI apa pun.
Panduan terkait
Sitasi dan Referensi
Cara Mengutip Sumber dalam Format MLA
6 menit baca
Sitasi dan Referensi
Cara Mengutip Sumber dalam Gaya Chicago
6 mnt
Sitasi dan Referensi
Cara Membuat Catatan Kaki Gaya Chicago
6 mnt
Sitasi dan Referensi
Contoh Halaman Daftar Pustaka (Works Cited) MLA
6 menit
Sitasi dan Referensi
Perbedaan Antara Format MLA dan APA
4 menit