Cara Menulis Kesimpulan Esai Argumentatif yang Berdampak
Apa Itu Kesimpulan Esai Argumentatif?
Quick answer
Kesimpulan esai argumentatif adalah paragraf terakhir dari makalah Anda yang menyatakan kembali tesis, merangkum poin-poin pendukung utama, dan memberikan pemikiran akhir yang memperkuat pendirian Anda. Tujuan utamanya adalah untuk menunjukkan bahwa Anda telah membuktikan argumen Anda dan meninggalkan pembaca dengan pemahaman yang jelas tentang pentingnya posisi Anda.
Langkah 1: Nyatakan Kembali Tesis Anda
Mulailah kesimpulan Anda dengan meninjau kembali pernyataan tesis Anda. Jangan hanya menyalin dan menempelkan kalimat dari pendahuluan Anda. Sebaliknya, parafrasekan klaim utama Anda dengan cara yang mencerminkan bukti yang telah Anda sajikan di seluruh paragraf tubuh. Ini mengingatkan pembaca tentang tujuan Anda sambil menunjukkan bagaimana tujuan itu telah tercapai.
Langkah 2: Ringkas Argumen Utama
Tinjau secara singkat bukti atau argumen kunci yang Anda gunakan untuk mendukung tesis Anda. Sintesis lebih baik daripada pengulangan sederhana. Jelaskan bagaimana poin-poin ini saling terhubung untuk membentuk argumen yang kohesif. Bagian ini berfungsi sebagai pengingat terakhir tentang kekuatan bukti Anda.
Langkah 3: Tangani Faktor 'Lalu Apa'
Jelaskan mengapa argumen Anda penting dalam konteks yang lebih luas. Di sinilah Anda bergerak melampaui detail spesifik esai Anda ke implikasi dunia nyata dari topik Anda. Pertimbangkan apa yang terjadi jika argumen Anda diabaikan atau bagaimana perspektif Anda mengubah cara orang seharusnya memandang isu tersebut.
Langkah 4: Buat Pemikiran Akhir
Akhiri dengan pernyataan penutup yang berkesan. Ini bisa berupa ajakan bertindak, pertanyaan provokatif, atau pernyataan yang melihat ke depan. Kalimat akhir yang kuat memastikan bahwa argumen Anda tetap terngiang di benak pembaca setelah mereka selesai membaca.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Hindari menggunakan frasa yang terlalu sering digunakan seperti 'Kesimpulannya' atau 'Untuk merangkum' karena dapat terasa berulang. Jangan meminta maaf atas pandangan Anda atau menggunakan bahasa tentatif seperti 'Saya pikir' atau 'Mungkin.' Terakhir, pastikan Anda tidak mengubah pendirian Anda di menit-menit terakhir, karena ini merusak kredibilitas Anda.