Lompat ke konten utama

How to Ace GMAT AWA: 5 Essential Tips

Cara4 min·Diperbarui Jan 2024

Langkah 1: Identifikasi cacat logika dalam perintah soal

Gunakan 3 menit pertama untuk membaca perintah soal khusus untuk menemukan celah logika. Jangan mencari kesalahan faktual; carilah kesalahan dalam penalaran. Cacat GMAT yang umum termasuk membingungkan korelasi dengan kausalitas, membuat analogi palsu, atau mengandalkan statistik yang tidak representatif. Cari kata kunci seperti 'karena', 'oleh karena itu', atau 'sejak' untuk menemukan di mana penulis mencoba menghubungkan bukti dengan kesimpulan. Jika penulis menyarankan bahwa penurunan penjualan di satu toko berarti seluruh merek gagal, mereka melakukan generalisasi yang terburu-buru. Catat setidaknya tiga cacat ini sebelum Anda mulai mengetik.

Langkah 2: Strukturkan respons Anda dengan templat

Standarkan struktur esai Anda untuk menghemat waktu. Esai GMAT AWA dengan skor tinggi mengikuti format empat paragraf yang dapat diprediksi. Mulailah dengan pendahuluan yang menyatakan kembali kesimpulan argumen dan mengidentifikasikannya sebagai cacat. Ikuti ini dengan dua paragraf isi, masing-masing berfokus pada satu cacat logika utama. Dalam paragraf ini, jelaskan mengapa logika tersebut gagal dan informasi tambahan apa yang diperlukan untuk memvalidasi klaim tersebut. Akhiri dengan kesimpulan yang merangkum mengapa argumen tersebut saat ini tidak persuasif dan langkah apa yang harus diambil penulis untuk memperbaiki celah logika tersebut.

Langkah 3: Gunakan kata transisi yang kuat untuk alur

Algoritma penilaian GMAT dan pembaca manusia sama-sama mencari penanda struktural. Gunakan kata transisi untuk menunjukkan hubungan antar poin Anda. Mulailah paragraf isi dengan frasa seperti 'Pertama dan yang terpenting' atau 'Selain itu'. Saat memperkenalkan argumen tandingan atau cacat, gunakan 'Namun' atau 'Sebaliknya'. Saat menjelaskan hasil dari kesalahan logika, gunakan 'Akibatnya' atau 'Oleh karena itu'. Kata-kata ini memastikan pembaca dapat mengikuti kritik Anda tanpa usaha keras, yang merupakan persyaratan utama untuk skor tingkat atas dalam kategori 'Organisasi dan Pengembangan' pada rubrik penilaian.

Contoh: Mengkritik Argumen GMAT

Example
PERINTAH: "Tahun lalu, Olympic Foods memperkenalkan lini baru makan malam beku. Sejak itu, keuntungan meningkat sebesar 20%. Oleh karena itu, lini baru tersebut adalah pendorong utama kesuksesan perusahaan."

KUTIPAN KRITIK:
1. [Identifikasi Kesimpulan]: Penulis menyimpulkan bahwa makan malam beku baru menyebabkan peningkatan laba 20%.
2. [Tunjukkan Cacat]: Argumen ini melakukan kekeliruan post hoc ergo propter hoc, dengan asumsi bahwa karena peningkatan laba terjadi setelah peluncuran produk, maka peluncuran tersebutlah yang menyebabkan peningkatan tersebut.
3. [Berikan Contoh Tandingan]: Penulis gagal memperhitungkan variabel lain, seperti kenaikan industri secara umum atau langkah-langkah pemotongan biaya di departemen lain.
4. [Saran Perbaikan]: Untuk memperkuat argumen, penulis harus memberikan data yang membandingkan pendapatan makan malam beku secara khusus dengan aliran pendapatan lainnya selama periode yang sama.

Langkah 4: Sarankan perbaikan spesifik

Bagian penting dari GMAT AWA bukan hanya menunjukkan apa yang salah, tetapi menjelaskan cara memperbaikinya. Untuk setiap cacat yang Anda identifikasi, berikan rekomendasi konkret. Jika perintah soal mengandalkan survei yang tidak jelas, sarankan agar penulis memberikan ukuran sampel dan demografi responden. Jika perintah soal mengasumsikan tren akan berlanjut tanpa batas waktu, sarankan agar penulis memberikan bukti stabilitas pasar. Memberikan solusi ini menunjukkan tingkat pemikiran kritis yang lebih tinggi dan mengubah esai Anda dari sekadar ringkasan menjadi analisis yang canggih.

Langkah 5: Periksa variasi kalimat

Sediakan 2 menit terakhir untuk tinjauan cepat. GMAT AWA mengevaluasi variasi sintaksis. Jika Anda melihat beberapa kalimat berturut-turut dimulai dengan 'Penulis mengatakan,' gabungkan atau ubah strukturnya. Gunakan struktur kalimat kompleks dengan memasukkan klausa bawahan. Misalnya, alih-alih menulis 'Argumennya lemah. Argumen itu kurang bukti,' tulislah 'Karena argumen tersebut kurang bukti empiris, argumen itu tetap tidak persuasif secara mendasar.' Periksa kesalahan ketik umum, tetapi jangan terobsesi dengan kesalahan ejaan kecil, karena penilai memprioritaskan kejelasan logis daripada mekanika yang sempurna.

Kesalahan Umum GMAT AWA yang Harus Dihindari

  • Menyatakan pendapat pribadi: Jangan pernah menyatakan apakah Anda setuju dengan kesimpulan penulis. Hanya kritik logika yang digunakan untuk mencapainya.
  • Menulis terlalu sedikit: Esai di bawah 300 kata jarang memberikan kedalaman yang cukup untuk mendapatkan skor di atas 4.0. Targetkan 400+ kata.
  • Menyerang fakta: Terimalah premis seperti apa adanya, tetapi serang cara premis tersebut digunakan untuk mendukung kesimpulan.
  • Mengabaikan instruksi perintah: Pastikan Anda secara khusus 'menganalisis alur penalaran' seperti yang diminta, bukan sekadar meringkas teks.