Cara Mengutip Wawancara dalam Format MLA
Ikhtisar Sitasi Wawancara MLA
Mengutip wawancara dalam format MLA memerlukan identifikasi narasumber sebagai penulis dan mencantumkan judul atau deskripsi percakapan. Untuk mengutip wawancara, cantumkan nama narasumber, judul wawancara, nama publikasi atau program, dan tanggal. Panduan ini mencakup format pribadi, cetak, dan siaran.
Langkah 1: Format Nama Narasumber
Dalam gaya MLA, orang yang diwawancarai dianggap sebagai penulis sumber tersebut. Mulailah entri Daftar Pustaka Anda dengan nama belakang narasumber, diikuti dengan koma dan nama depan mereka. Akhiri komponen ini dengan titik. Jika Anda mengutip orang terkenal yang diwawancarai oleh orang lain, fokusnya tetap pada orang yang mengucapkan kata-kata yang Anda kutip. Misalnya, jika Anda mewawancarai pemilik bisnis lokal bernama Sarah Jenkins, Anda akan memulai dengan: Jenkins, Sarah.
Langkah 2: Berikan Judul atau Deskripsi
Jika wawancara memiliki judul formal (umum dalam majalah, podcast, atau video YouTube), letakkan judul dalam tanda kutip. Gunakan kapitalisasi huruf besar di setiap awal kata (title case). Jika wawancara tidak memiliki judul, seperti wawancara pribadi yang Anda lakukan untuk penelitian Anda, berikan label deskriptif. Gunakan frasa Personal interview atau Email interview tanpa tanda kutip atau cetak miring. Ikuti deskripsi ini dengan titik. Ini memberi tahu pembaca dengan tepat bagaimana informasi tersebut dikumpulkan.
Langkah 3: Identifikasi Wadah dan Tanggal
Untuk wawancara yang diterbitkan, sertakan wadah (nama situs web, buku, atau program televisi) dalam cetak miring. Ikuti wadah dengan tanggal publikasi. Untuk wawancara pribadi, cukup cantumkan tanggal wawancara dilakukan setelah label deskriptif. Gunakan format tanggal MLA: Tanggal Bulan Tahun (misalnya, 14 Mei 2023). Jika wawancara ditemukan secara daring, sertakan URL di akhir sitasi untuk membantu pembaca menemukan sumbernya.
Contoh Sitasi Wawancara MLA
Gunakan templat ini untuk dua jenis wawancara yang paling umum: **Wawancara Pribadi:** `Nama Belakang, Nama Depan. Personal interview. Tanggal Bulan Tahun.` `Contoh: Smith, John. Personal interview. 12 Okt. 2023.` **Wawancara Terbitan/Daring:** `Nama Belakang Narasumber, Nama Depan. "Judul Wawancara." Nama Situs Web atau Program, Tanggal Bulan Tahun, URL.` `Contoh: Obama, Barack. "A Conversation with the President." The Daily, 15 Nov. 2020, www.nytimes.com/podcasts/the-daily.`
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Hindari kesalahan umum berikut saat mengutip wawancara:
1. Mengutip pewawancara terlebih dahulu: Selalu awali dengan nama narasumber, karena merekalah sumber informasinya.
2. Memiringkan judul: Judul wawancara diletakkan dalam tanda kutip; hanya wadah (seperti nama majalah) yang dicetak miring.
3. Melewatkan tanggal: Untuk wawancara pribadi, tanggal percakapan adalah satu-satunya cara untuk melacak sumber. Jangan pernah menghilangkannya.
4. Sitasi dalam teks yang salah: Gunakan hanya nama belakang narasumber dalam tanda kurung. Jangan sertakan 'Personal interview' dalam sitasi dalam kurung.
Buat sitasi secara otomatis
Sitasi MLA, APA, dan Chicago dari URL atau DOI apa pun.