Cara Menggunakan Elipsis dalam Kutipan
Menguasai Elipsis dalam Penulisan Akademik
Untuk menggunakan elipsis dalam kutipan, Anda harus mengidentifikasi teks yang tidak relevan, menggantinya dengan tiga titik, dan memastikan integritas tata bahasa. Teknik ini memungkinkan Anda untuk memadatkan kutipan panjang sambil menjaga akurasi akademik. Panduan ini mencakup langkah-langkah spesifik untuk menghilangkan teks di dalam kalimat, di antara kalimat, dan di berbagai panduan gaya.
Langkah 1: Identifikasi Titik Penghilangan
Mulailah dengan memilih kutipan yang ingin Anda gunakan dan tentukan bagian mana yang penting bagi argumen Anda. Identifikasi kata, frasa, atau kalimat tertentu yang dapat dihapus tanpa kehilangan pesan inti. Gunakan elipsis hanya jika teks yang dihilangkan bersifat redundan atau tangensial. Hindari menghapus kata-kata yang memberikan konteks atau kualifikasi yang diperlukan, karena hal ini dapat menyebabkan 'quote mining' atau salah representasi. Baca kalimat asli dengan cermat untuk memastikan bahwa bagian yang tersisa masih dapat berfungsi sebagai pemikiran yang logis dan kohesif setelah bagian tengahnya dihapus.
Langkah 2: Format Elipsis Tiga Titik
Tulis bagian pertama dari kutipan, lalu masukkan tiga titik dengan spasi di antaranya. Sebagian besar panduan gaya, termasuk Chicago dan APA, lebih menyukai spasi sebelum titik pertama, di antara setiap titik, dan setelah titik terakhir ( . . . ). Namun, beberapa pengolah kata modern dan gaya MLA mengizinkan karakter elipsis yang sudah diformat (…). Periksa manual gaya spesifik Anda untuk preferensi spasi. Tujuannya adalah untuk memberi sinyal kepada pembaca di mana tepatnya teks tersebut dipotong. Pastikan kata-kata yang mendahului dan mengikuti elipsis tetap membentuk struktur yang sehat secara tata bahasa.
Langkah 3: Menangani Penghilangan di Antara Kalimat
Jika Anda menghilangkan seluruh kalimat atau akhir dari satu kalimat dan awal kalimat berikutnya, Anda harus menggunakan elipsis empat titik. Titik pertama adalah tanda titik dari kalimat pertama, diikuti oleh tiga titik elipsis. Ini menunjukkan kepada pembaca bahwa penghilangan tersebut melintasi batas kalimat. Pertahankan kapitalisasi kalimat baru setelah elipsis jika kalimat tersebut dikapitalisasi dalam sumber aslinya. Ini memastikan pembaca memahami bahwa kutipan tersebut adalah kompilasi dari dua pemikiran yang berbeda, bukan satu frasa yang berkelanjutan.
Contoh Penggunaan Elipsis
Kutipan Asli: 'Perkembangan pesat teknologi AI, yang telah mengejutkan bahkan peneliti paling optimis di bidang ini, saat ini sedang membentuk kembali ekonomi global.' **Contoh 1: Penghilangan Internal** `"Perkembangan pesat teknologi AI . . . saat ini sedang membentuk kembali ekonomi global."` **Contoh 2: Penghilangan di Antara Kalimat** Asli: 'Studi tersebut meyakinkan. Ini membuktikan bahwa siswa yang menggunakan alat AI secara efektif melihat peningkatan produktivitas sebesar 20%.' `"Studi tersebut meyakinkan. . . . siswa yang menggunakan alat AI secara efektif melihat peningkatan produktivitas sebesar 20%."`
Kesalahan Umum Elipsis yang Harus Dihindari
Hindari kesalahan umum ini saat memadatkan kutipan:
- Mengubah makna: Jangan pernah menggunakan elipsis untuk menghapus kata-kata seperti 'tidak' atau 'namun' yang mengubah maksud asli penulis.
- Menggunakan terlalu banyak titik: Elipsis selalu terdiri dari tiga titik (atau empat di akhir kalimat). Jangan pernah menggunakan dua titik atau lima titik atau lebih.
- Memulai dengan elipsis: Jangan memulai kutipan dengan elipsis. Jika Anda mulai di tengah kalimat, cukup mulai kutipan pada kata yang relevan.
- Fragmen tata bahasa: Pastikan kutipan yang tersisa adalah pemikiran yang lengkap atau sesuai secara tata bahasa ke dalam kalimat Anda sendiri.
Tulis esai Anda dengan EssayGenius
Penyusunan draf bertenaga AI dengan sumber terverifikasi dan sitasi yang tepat.