Lompat ke konten utama

Kata-kata yang harus dihindari dalam penulisan formal

ReferensiWaktu baca 3 menit·Diperbarui Mar 2026

Kata-kata apa yang harus dihindari dalam penulisan formal?

Untuk menjaga nada profesional, kata-kata utama yang harus dihindari dalam penulisan formal meliputi kontraksi informal, bahasa gaul, kata ganti orang pertama, dan penguat (intensifier) yang samar. Siswa harus menghilangkan pengisi percakapan seperti 'basically' atau 'actually' dan mengganti istilah yang tidak tepat seperti 'things' atau 'stuff' dengan kata benda spesifik untuk meningkatkan kejelasan dan otoritas akademik.

Kata informal umum dan pengganti akademiknya

Kata InformalPengganti Akademik
Get / GotObtain, acquire, become
Things / StuffFactors, issues, items, elements
Good / BadBeneficial, effective, detrimental, poor
Big / SmallSignificant, substantial, minor, negligible
Really / VeryExtremely, significantly, highly
Maybe / PerhapsIt is possible that, potentially
A lot / LotsNumerous, several, a significant amount
So / AlsoConsequently, furthermore, additionally

Kategori bahasa yang harus dihilangkan

Penulisan formal membutuhkan presisi dan objektivitas. Hapus empat kategori bahasa ini untuk meningkatkan nilai esai Anda:

  1. Kontraksi: Kata-kata seperti don't, won't, can't, dan it's harus selalu diperluas menjadi do not, will not, cannot, dan it is.
  2. Bahasa Gaul dan Idiom: Hindari frasa seperti piece of cake, cool, atau at the end of the day. Ini kurang memiliki presisi literal yang diperlukan untuk penelitian.
  3. Penguat Subjektif: Kata-kata seperti totally, completely, extremely, dan very sering kali memperlemah argumen. Gunakan data atau kata kerja yang lebih kuat sebagai gantinya.
  4. Kata Benda Samar: Hindari thing, aspect, dan factor kecuali jika disertai dengan deskripsi yang spesifik.

Contoh penulisan ulang kalimat formal

Example
**Informal**: Para peneliti menyelesaikan banyak hal dan itu sangat bagus untuk penelitian tersebut.
**Formal**: Para peneliti memperoleh data yang signifikan, yang meningkatkan validitas penelitian tersebut.

**Informal**: Anda tidak bisa benar-benar mengatakan bahwa hasilnya buruk.
**Formal**: Hasilnya tidak dianggap merugikan hipotesis.

**Informal**: Pada dasarnya, pemerintah harus memperbaiki masalah tersebut.
**Formal**: Sangat penting bagi pemerintah untuk menangani masalah sistemik tersebut.

Tips pro untuk nada yang lebih baik

Gunakan fungsi 'Cari' (Ctrl+F atau Cmd+F) di editor dokumen Anda untuk mencari 'n't' guna menemukan dan memperbaiki kontraksi informal dengan cepat sebelum mengumpulkan tugas Anda.

Pertanyaan yang sering diajukan

Kontraksi seperti 'don't' atau 'can't' dianggap informal dan bersifat percakapan. Dalam penulisan akademik, menggunakan bentuk lengkap 'do not' dan 'cannot' menjaga nada yang profesional dan otoritatif.

Sebagian besar disiplin ilmu formal memerlukan perspektif orang ketiga untuk menjaga objektivitas. Kecuali jika instruksi Anda secara khusus meminta refleksi pribadi, hindari kata ganti orang pertama dan pilihlah ungkapan yang objektif.

Tidak, 'get' sering kali terlalu informal dan samar. Ganti dengan kata kerja yang lebih tepat seperti 'obtain' (memperoleh), 'acquire' (mendapatkan), 'receive' (menerima), atau 'become' (menjadi) tergantung pada konteks kalimat Anda.

Tulis esai Anda dengan EssayGenius

Penyusunan draf bertenaga AI dengan sumber terverifikasi dan sitasi yang tepat.