Kata-kata yang harus dihindari dalam penulisan formal
Kata-kata apa yang harus dihindari dalam penulisan formal?
Quick answer
Untuk menjaga nada profesional, kata-kata yang harus dihindari dalam penulisan formal utama meliputi kontraksi informal, slang, kata ganti orang pertama, dan penguat yang samar. Siswa harus menghilangkan pengisi percakapan seperti 'basically' atau 'actually' dan mengganti istilah yang tidak tepat seperti 'things' atau 'stuff' dengan kata benda spesifik untuk meningkatkan kejelasan dan otoritas akademis.
Kata informal umum dan pengganti akademisnya
| Kata Informal | Pengganti Akademis |
|---|---|
| Get / Got | Obtain, acquire, become |
| Things / Stuff | Factors, issues, items, elements |
| Good / Bad | Beneficial, effective, detrimental, poor |
| Big / Small | Significant, substantial, minor, negligible |
| Really / Very | Extremely, significantly, highly |
| Maybe / Perhaps | It is possible that, potentially |
| A lot / Lots | Numerous, several, a significant amount |
| So / Also | Consequently, furthermore, additionally |
Kategori bahasa yang harus dihilangkan
Penulisan formal memerlukan ketepatan dan objektivitas. Hapus empat kategori bahasa ini untuk meningkatkan nilai esai Anda:
- Kontraksi: Kata-kata seperti don't, won't, can't, dan it's harus selalu diperluas menjadi do not, will not, cannot, dan it is.
- Slang dan Idiom: Hindari frasa seperti piece of cake, cool, atau at the end of the day. Ini kurang memiliki ketepatan literal yang diperlukan untuk penelitian.
- Penguat Subjektif: Kata-kata seperti totally, completely, extremely, dan very seringkali melemahkan argumen. Gunakan data atau kata kerja yang lebih kuat sebagai gantinya.
- Kata Benda Samar: Hindari thing, aspect, dan factor kecuali disertai dengan deskripsi spesifik.
Contoh penulisan ulang kalimat formal
**Informal**: The researchers got a lot of stuff done and it was really good for the study. **Formal**: The researchers obtained significant data, which enhanced the validity of the study. **Informal**: You can't really say that the results were bad. **Formal**: The results were not considered detrimental to the hypothesis. **Informal**: Basically, the government should fix the problem. **Formal**: It is essential that the government addresses the systemic issue.
Tips profesional untuk nada yang lebih baik
Gunakan fungsi 'Find' (Ctrl+F atau Cmd+F) di editor dokumen Anda untuk mencari 'n't' untuk dengan cepat menemukan dan memperbaiki kontraksi informal sebelum mengirimkan pekerjaan Anda.
Pertanyaan yang sering diajukan
Kontraksi seperti 'don't' atau 'can't' dianggap informal dan percakapan. Dalam penulisan akademis, menggunakan bentuk lengkap 'do not' dan 'cannot' menjaga nada profesional dan berwibawa.
Sebagian besar disiplin formal memerlukan sudut pandang orang ketiga untuk menjaga objektivitas. Kecuali jika petunjuk Anda secara khusus meminta refleksi pribadi, hindari kata ganti orang pertama demi frasa yang objektif.
Tidak, 'get' seringkali terlalu informal dan samar. Gantilah dengan kata kerja yang lebih tepat seperti 'obtain', 'acquire', 'receive', atau 'become' tergantung pada konteks kalimat Anda.
Tulis esai Anda dengan EssayGenius
Penyusunan draf bertenaga AI dengan sumber terverifikasi dan sitasi yang tepat.
Panduan terkait
Tata Bahasa dan Gaya
Cara Menulis dengan Nada Akademik
6 mnt
Tata Bahasa dan Gaya
Apa perbedaan antara penulisan formal dan informal?
4 mnt
Tata Bahasa dan Gaya
Cara Mengurangi Jumlah Kata dalam Esai
4 mnt
Tata Bahasa dan Gaya
Kata untuk Digunakan Selain Sangat: Panduan Sinonim Lengkap
4 mnt baca
Tata Bahasa dan Gaya
Cara Menulis Esai dengan Sudut Pandang Orang Ketiga
5 mnt