Lompat ke konten utama

Selamat datang di EssayGenius baru

Bolehkah Menggunakan 'Saya' dalam Makalah Penelitian?

Penjelasan4 mnt·Diperbarui Mei 2024

Jawaban Singkat

Quick answer

Anda dapat menggunakan 'saya' dalam makalah penelitian jika bidang atau instruktur Anda mengizinkannya. Meskipun penulisan akademik tradisional lebih menyukai orang ketiga untuk menjaga objektivitas, gaya modern seperti APA dan MLA kini mendorong kata ganti orang pertama untuk menjelaskan tindakan spesifik yang dilakukan oleh peneliti atau untuk memperjelas argumen pribadi.

Orang Pertama vs. Orang Ketiga dalam Penelitian

Perbandingan Penggunaan

<table><thead><tr><th>Dimensi</th><th>Orang Pertama (Saya/Kami)</th><th>Orang Ketiga (Peneliti)</th></tr></thead><tbody><tr><td>Tujuan</td><td>Menunjukkan keagenan dan kejelasan</td><td>Menekankan objektivitas</td></tr><tr><td>Nada</td><td>Langsung dan aktif</td><td>Formal dan terpisah</td></tr><tr><td>Bukti</td><td>Pengamatan atau tindakan pribadi</td><td>Data dan sumber eksternal</td></tr><tr><td>Struktur</td><td>Kalimat aktif</td><td>Kalimat pasif sering digunakan</td></tr><tr><td>Preferensi Bidang</td><td>Ilmu Sosial, Humaniora</td><td>Ilmu Pasti (Tradisional)</td></tr><tr><td>Paling Cocok Untuk</td><td>Metodologi dan Diskusi</td><td>Tinjauan Pustaka dan Hasil</td></tr></tbody></table>

Kapan Menggunakan Orang Pertama

Menggunakan 'saya' paling efektif ketika Anda perlu membedakan tindakan atau temuan Anda sendiri dari para sarjana lain. Ini umum digunakan di bagian metodologi untuk menjelaskan apa yang Anda lakukan, atau di bagian diskusi untuk menjelaskan interpretasi spesifik Anda terhadap data. Ini mencegah 'kami keauthoran' dan membuat tulisan lebih ringkas dengan menghindari konstruksi pasif yang canggung.

Kapan Menghindari Orang Pertama

Hindari menggunakan 'saya' saat menyatakan fakta yang seharusnya berdiri sendiri. Frasa seperti 'Saya pikir' atau 'Saya percaya' justru dapat melemahkan argumen Anda dengan membuatnya terdengar seperti opini subjektif, bukan kesimpulan berdasarkan bukti. Di bagian pendahuluan atau tinjauan pustaka, fokus harus tetap pada topik atau penelitian yang ada, bukan pada orang yang menulis makalah.

Contoh Orang Pertama vs. Orang Ketiga

Example
Bandingkan dua cara menggambarkan tindakan penelitian yang sama:

**Orang Pertama (Lebih Disukai untuk Kejelasan):**
'Saya mewawancarai lima belas partisipan untuk menentukan kebiasaan diet mereka.'
*Anotasi: Ini jelas dan mengidentifikasi siapa yang melakukan tindakan.*

**Orang Ketiga (Tradisional/Pasif):**
'Lima belas partisipan diwawancarai untuk menentukan kebiasaan diet mereka.'
*Anotasi: Ini lebih formal tetapi menyembunyikan pelaku, yang terkadang dapat menyebabkan ambiguitas.*

Tips Memilih Sudut Pandang Anda

Ikuti panduan ini untuk memastikan nada Anda tetap akademis:
1. Periksa panduan gaya Anda. APA edisi ke-7 dan MLA edisi ke-9 umumnya lebih terbuka terhadap 'saya' daripada versi yang lebih lama.
2. Gunakan 'saya' untuk tindakan. Gunakan untuk menjelaskan apa yang Anda lakukan (mis., 'Saya menghitung') daripada apa yang Anda rasakan.
3. Hindari 'Saya pikir.' Jika bukti Anda kuat, Anda tidak perlu mengkualifikasinya dengan penyangkalan pribadi.
4. Konsisten. Jangan beralih antara orang pertama dan ketiga dalam paragraf yang sama kecuali ada alasan yang jelas untuk melakukannya.

Tulis esai Anda dengan EssayGenius

Penyusunan draf bertenaga AI dengan sumber terverifikasi dan sitasi yang tepat.